Kalau dua minggu yang lalu kita (Himpunan Mahasiswa Jurusan T.Informatika) bersama dengan Himpunan Mahasiswa Jurusan yang lain sukses mengadakan event yang bertajuk “Untukmu Negeri” yang kita selenggarakan dalam rangka memperingati hari Sumpah Pemuda, kali ini ide saya langsung tertuju pada acara Black in News di TV. Ya, saya berencana mengadopsi konsep acara tersebut dan mengadaptasikanya agar bisa diwujudkan disini! sayapun mengusulkan untuk mengadakan acara yang bertajuk “Heroes in News” Kalau menurut anda, cukup baguskah acara yang diadakan Djarum Black tersebut? Kalau ya, berarti nanti “Heroes in News’ juga harus bisa bagus^^!!!
Dan sampai saya menulis ini, ide yang saya ajukan sedang digodok oleh teman-teman tim kreatif.
Ah, tidak penting soal acara itu. Saya rasa akan lebih baik kalau kita membicarakan dan mengambil hikmah dari para pahlawan. Bukankah meneladani nilai-nilai kepahlawanan itu jauh lebih penting daripada sekedar acara hura-hura memperingati mereka?!. "La trus acaranya gimana?", ya tetep jadi lah. Memang meneladani nilai-nilai kepahlawanan lebih penting dari sekedar merayakannya, tetapi bukankah lebih bagus kalau dua-duanya bisa kita lakukan :)
Mengupas tentang nilai-nilai kepahlawanan saya ingin mengajak anda untuk melihat kebelakang, kita akan sejenak menemui pahlawan kita. Bukan Indonesia 64 tahun yang lalu yang akan kita lihat kembali, tapi sangat jauh sebelum itu, bahkan jauh sebelum era kebangkitan 100 tahun yang lalu. Tepatnya saya akan mengajak anda untuk mundur ke masa 700 tahun yang lalu! Hmm..., ada apa sih pada masa itu? Memangnya sudah setua itukah Negara kita? Belum. 700 tahun yang lalu adalah masa saat Indonesia belum menjadi Indonesia, belum menjadi Nusantara. Masa itu adalah masa kejayaan kerajaan Majapahit dibawah kekuasaan Raja Hayam Wuruk. Tetapi disini bukan Hayam Wuruk yang akan kita bahas, melainkan sang Mahapatihnya, Gajahmada.
Saat pertama kali diangkat menjadi Patih Amangkubumi pada tahun 1258 Saka (1336 M) Gajahmada mengucapkan sumpahnya sendiri yang dikenal dengan sumpah palapa. Beliau mengatakan, "Jika telah mengalahkan Nusantara, saya (baru akan) melepaskan puasa. Jika mengalahkan Gurun, Seram, Tanjung Pura, Haru, Pahang, Dompo, Bali, Sunda, Palembang, Tumasik, demikianlah saya (baru akan) melepaskan puasa".
Sumpah itu menjadi sebuah bukti kehebatan seorang Gajahmada, hebat bukan karena dia diangkat menjadi Mahapatih tetapi karena beliau telah memiliki sebuah visi, sebuah cita-cita besar yang menjadi cikal bakal lahirnya Nusantara kita ini. Gajahmada mungkin bukan orang pertama yang ingin mempersatukan wilayah-wilayah di Indonesia masa itu, namun dialah orang pertama yang berhasil secara tuntas mewujudkan impian tersebut. Pada masa itu sekalipun Majapahit telah menjadi sebuah kerajaan besar saya yakin pasti banyak orang yang menganggap kalau impian sang Mahapatih tidak lebih dari sebuah harapan kosong, pasalnya terlalu banyak wilayah “indonesia” yang kala itu belum dikuasai oleh Majapahit. Namun kekuatan tekad Gajahmada telah mematahkan semua keraguan tersebut. Beliau telah berhasil menjungkirbalikkan kata “mustahil” menjadi kepercayaan rakyatnya tentang “visi” mempersatukan Nusantara.
Dari sedikit kutipan cerita kebesaran Mahapatih Gajahmada inilah saya (dan semoga anda juga) menemukan sebuah pelajaran yang sangat berharga tentang kekuatan visi/impian. Gajahmada juga telah mengajarkan kepada kita bahwa mimpi saja tidak cukup, namun juga harus dibarengi dengan kerja keras. Cukupkah sampai kerja keras saja? Tidak tidak, ada satu resep lagi dari Gajahmada untuk sukses setelah memiliki visi kemudian bekerja keras, satu hal lainnya adalah bekerja cerdas! Seorang patih Gajahamada tentu tidak akan mampu menaklukkan daerah yang sedemikian luasnya dengan sisa umurnya, dan untuk berhasil dia telah bekerja secara cerdas dengan strategi-strategi perangnya! Ringkasnya, sejak ratusan tahun yang lalu orang-orang terdahulu telah membuktikan bahwa untuk sukses anda harus punya visi yang jelas, fokus, kemudian bekerjalah dengan keras dan cerdas!
Kalau seorang Gajahmada berani bersumpah utnuk tidak melepaskan puasanya sebelum meraih mimpinya, maka beranikah anda bersumpah, bernadzar untuk mencapai impian-impian anda? Bukan karena apa-apa, tapi karena impian-impian itu adalah milik anda sendiri!!
"Kenali pahlawan kita, karena mereka punya segudang nasehat untuk kita. Karena pahlawan tidak akan pernah ditelan jaman"




Mari kita warisi semangat dan rasa cinta kepada Indonesia.
Selamat hari pahlawan.....
duh sama bro.Saya juga lupa.Baru ingat setelah blogwalking.:(
eh,lupa ucapan.Selamat memperingati hari pahlawan bro.
boleh juga sebutan untuk guru SD, yang susah mengajar anak2 yang masih kecil, kalau murid sudah besar tingkat susahnya beda.
ditunggu cerita acaranya ya, moga berjalan lancar n sukses!
ini lah salah satu contoh cara menghargai pahlawan... teruskan sob...mantap
Selamat hari pahlawan mox. Ya setuju Pahlawan tidak pernah ditelan zaman, mungkin kita saja yang melupakannya. Nice post.
selamat hari pahlawan !!!.
Setuju banget, pahlawan memang harus tidak pernah ditelan zaman. Tapi kenyataannya pahlawan itu banyak yang ditelan zaman dan bahkan ditelan kerasnya ibukota jakarta.
dan ada juga pahlawan yang dianggap sebagai pemberontak dan penjahat yang dianggap pahlawan.
jasmerah: jangan sekali-kali melupakan sejarah
selamat hari pahlawan pren, q juga lupa untung q kemarin baca berita jadi inget dech. wkwkwkwkwkwk
selamat hari pahlawan!!
selamat hari pahlawan!!
selamat hari pahlawan!!
moga kita bisa nerusin langkah2 mereka..amiin
(pst!!jgn bilang sapa2 ya mok..kalo g kamu posting aku g bkl tau low,,hihihi...)
koment lagi ach... mo bilang ... bangsa yang besar adalah bangsa yang menghargai jasa pahlawan nya..
Harus diakui, semangat menghargai para pahlawan semakin luntur sekarang. Memang kita harus merenung ya, kita bisa menikmati segalanya sekarang adalah berkat mereka yang rela berkorban demi kebahagiaan generasi penerus mereka...
Semoga kita termasuk orang yg bs menghargai jasa2 para pahlawan kita yg telah gugur coz tanpa mereka kita tidak akan seperti sekarang nich,met hari pahlawan jim dan sorry telat xixixi...:D
@ semuanya : yap, mari kita teladani semangat para pahlawan kita :)
wahai pahlawan, semoga jasa2mu dikenang selalu.
salam kenal dari newbi
hidup untuk hari pahlawannnnn
jangan sampai hari pahlawan diganti hero's day..
hehehhe
selamat hari pahlawan! semoga semangat mereka masih tetap tertanam di hati kita :D
pahlawan yg tanpa pernah d elan jaman adah petani, pahlawan tanpa tanda tangan dan jasa
Untuk saat ini kayaknya udah banyak yang gak peduli ama pahlawan...
Hmmm, kaisan juga...
Tanpa pahlawan kan kita gak bakal jadi kayak gini...
yg uda ngga ikut upacara bendera kayak sy emg uda sering lupa hehe. tp salut bwt jimox atas artikelnya!!!
Walaupun pahlawan-pahlawan itu sudah tidak ada, tapi mereka tetap meninggalkan sesuatu yang tak akan pernah di telah jaman, yaitu sebuah pelajaran, sebuah teladan yang patut kita ncontoh!
artikel yang sangat bagus, yang pantas untuk diremnungkan.
Cara Membuat Blog
Ayo kita lanjutkan perjuangan pahlawan yang telah banyak berkorban, jangan sampai Indonesia terpisah lagi!
Siip! Aku akan bekerja keras dan cerdas demi mewujudkan impianku.
Mox, mampir dong ke blogku. Ada perayaan dan bagi2 hadiah loh. Kutunggu ya!
semoga perjuangan mereka tidak dinodai para mereka yang haus akan kekuasaan dan uang
hey..ada award buat kamu di blog aku. diliat yaa :D
very nice blog and excellent posting...
leave ur comment when u visit to my blog.
Interest programming C++, PHP or Java(later)? just visit All About Programming, read and leave comment...
Wannabe learn about blog, blogger visit me in Let Go Blogs
Pa kabar Mas Jimox? Lama tak sua nih. Dan lho kok lama ngga porting baru. Ditunggu loch...
apa kabaer bos Jimox, pahlawan memang seharusnya tidak pernah ditelan jaman. Tapi sayangnya rakyat indonesia yang membuatnya di telan jaman
AryaX2
inget lagunya mariah carey
there's a hero, if you look inside your heart
ada pahlawan di setiap jiwa kita, kalau kita mau membuka diri dan membacanya di keheningan
yg penting kita tetap melakukan tugas dan pekerjaan dg baik. kalo masih kuliah, kuliah dg baik. kalo kerja, kerja dg baik. itu caranya mengisi kemerdekaan dan sekaligus menghormati para pahlawan yg telah berjuang utk negara ini.